Kasus: Pelanggan Ingin Cetak di Kertas Koleksi Pribadi
Seorang pelanggan yang hobi desain grafis datang ke TiPrint membawa tumpukan kertas vintage koleksinya. Ia bertanya, "Bang, saya punya kertas bagus ini beli dari luar negeri. Bisa nggak saya minta tolong di-print desain saya di sini pakai kertas saya sendiri? Nanti saya bayar ongkos print-nya saja." Pertanyaan yang cukup sering, terutama dari desainer, penggemar kertas, atau perusahaan dengan stok kertas sendiri. Mari kita jelaskan.
Langkah 1: Kebijakan Umum Percetakan tentang Bawa Bahan Sendiri
Sebagian besar percetakan, termasuk TiPrint, pada prinsipnya menerima cetak dengan bahan bawa sendiri dengan beberapa syarat dan risiko yang harus ditanggung pelanggan. Alasan percetakan biasanya lebih suka menggunakan bahan sendiri: (1) Mereka sudah tahu karakteristik bahan (daya serap tinta, ketahanan panas), sehingga hasil bisa diprediksi. (2) Jika hasil rusak karena bahan, tidak ada saling tuding. (3) Bahan yang tidak umum bisa merusak mesin (misal kertas terlalu tebal, berbulu, atau mengandung logam). Jadi meskipun bisa, banyak percetakan yang menolak atau menerima dengan disclaimer.
Catatan : Untuk mesin offset, hampir tidak mungkin bawa kertas sendiri karena setting dan ukuran kertas harus presisi.
Langkah 2: Syarat dan Ketentuan di TiPrint untuk Cetak Bawa Bahan Sendiri
Di TiPrint, kami menerima cetak dengan kertas atau bahan bawa sendiri (khusus digital printing) dengan syarat: (1) Bahan harus baru, belum terpakai, dan bersih (tidak kusut, lembab, atau berdebu). (2) Ukuran dan gramasi harus sesuai dengan kemampuan mesin (A3/ A4/ A3+, maksimal 300 gram untuk printer laser kami). (3) Pelanggan menandatangani disclaimer bahwa TiPrint tidak bertanggung jawab jika bahan macet, rusak, atau hasil tidak optimal. (4) Minimal order 10 lembar untuk kertas (untuk efisiensi setting mesin). Biaya cetak yang dikenakan adalah harga jasa print saja (tanpa bahan), biasanya 30-50% dari harga normal. Untuk bahan yang sangat tebal atau eksotis, ada biaya tambahan pengaturan mesin.
Tips : Sebelum membawa banyak kertas, bawa 1-2 lembar sampel dulu untuk kami uji coba. Jika berhasil, baru bawa sisanya.
Langkah 3: Risiko yang Harus Anda Pahami
Risiko cetak dengan bahan sendiri: (1) Kertas macet di mesin — bisa merusak roller atau fuser unit, biaya perbaikan ditanggung pelanggan (bisa jutaan). (2) Hasil buram atau luntur — karena tinta tidak meresap sempurna. (3) Kertas melengkung atau bergelombang — karena panas mesin. (4) Ukuran tidak presisi — jika kertas Anda tidak standar (misal 21,5×33 cm vs A4 21×29,7 cm). Jika Anda siap dengan risiko itu, kami persilakan. Namun kami tetap menyarankan menggunakan bahan dari kami untuk hasil terjamin dan tanpa ribet.
Catatan : Untuk bahan selain kertas (misal kaos, tas, tumbler) yang ingin di-sablon/cetak, kebijakan berbeda. Tanyakan khusus ke tim kami.
Kesimpulan: TiPrint menerima cetak dengan bahan bawa sendiri (kertas) dengan syarat dan risiko ditanggung pelanggan. Biaya cetak adalah jasa print saja (30-50% dari harga normal). Namun untuk hasil terbaik dan tanpa risiko, kami sarankan pakai bahan rekomendasi kami. Konsultasikan niat Anda ke tim TiPrint sebelum membawa bahan sendiri!
/print-bawa-bahan-sendiri